|
Selamat Datang di Bina Swadaya |
 Bina Swadaya merupakan lembaga yang mengelola sejumlah kegiatan pelayanan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Di tingkat masyarakat, Bina Swadaya mengedepankan kelembagaan pendamping yang berkemampuan sebagai penggerak tumbuh-kembangnya organisasi- organisasi masyarakat yang disebut KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat).
Sebagai sebuah lembaga yang secara aktif mendorong kemandirian dan keberlanjutan di tingkat institusi maupun masyarakat, Bina Swadaya juga melakukan upaya membangun keswadayaan dalam organisasi dengan mengembangkan beberapa kegiatan yang kesemuanya terangkum dalam 7 (tujuh) bidang kegiatan sebagai berikut: - Pemberdayaan Masyarakat Warga
- Pengembangan Keuangan Mikro
- Pengembangan Agribisnis
- Komunikasi Pembangunan
- Pengembangan Wisata Alternatif
- Pengembangan Jasa Percetakan
- Penyediaan Fasilitas untuk pertemuan, pelatihan, lokakarya dan seminar.
|
|
|
Penerbit Penebar Swadaya Grup melalui beberapa imprint penerbitnya mendapat sebuah Award Penerbit Beretika. Award atau penghargaan ini diberikan oleh Perpustakaan Nasional atas prestasi Penebar Swadaya Grup yang secara konsisten menyerahkan deposit karya cetaknya. |
|
Baca selebihnya...
|
|
|
Anugrah Jurnalistik Pertamina |
|
Dari 524 karya jurnalistik di bidang minyak, gas, dan panas bumi, artikel berjudul “Kebun Penghasil Bensin” (dimuat di Majalah Trubus, edisi November 2007) yang ditulis oleh Sardi Duryatmo, wartawan Trubus, berdasar reportase tim berhasil meraih penghargaan Best of the Best pada Anugrah Jurnalistik Pertamina 2008. Artikel yang sama juga menggondol penghargaan untuk kategori feature media cetak terbaik. Sardi adalah salah satu dari tujuh jurnalis yang meraih penghargaan Anugrah Jurnalistik Pertamina tersebut. Penyerahan penghargaan dilakukan di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2009. |
|
Baca selebihnya...
|
|
|
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Bergulir |
|
Oleh: Bambang Ismawan Download: Buletin Bina Swadya, No. 59/Tahun XIV/Maret - April 09 Gagasan pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan dana bergulir mulai dipikirkan ketika muncul kesadaran bahwa masyarakat miskin itu bukan the have not melainkan the have little. Bahwa mereka adalah economicaly active poor yang lebih memerlukan aksesbilitas pada service provider (dalam hal ini lembaga keuangan) daripada belas kasihan. Dan bahwa upaya pembangunan masyarakat seutuhnya menjadi lengkap apabila memiliki manfaat ekonomi bagi anggotanya. |
|
Baca selebihnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|