header image
Main-Menu
Home
Organization
Working Area
Profile
News
Picture Gallery
Article
Networking
Lowongan Kerja
Kusala Swadaya
Home
Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
No account yet? Create one
Visitor Until Today

We have 108 guests online
Hari Ini (Today)120
Kemarin (Yesterday)465

Random Image
User IP Information
>>> IP address: 54.226.5.29
Home arrow Article
Article
KADER PENGGERAK SOSIAL EKONOMI DI ERA DIJKSTRA Print E-mail

Arah, Semangat dan Relevansi Pada Masa Sekarang [1]

Oleh Bambang Ismawan[2]

Barangkali dialog singkat berikut menarik disimak untuk memahami arah dan semangat kaderisasi ala Pater Dijkstra. "What are you doing John?" tanya seorang sahabat Jesuit (saya lupa namanya) berasal dari Amerika Serikat yang tinggal di Korea Selatan yang baru saja menerima Magsaysay Award karena telah mengubah Pulau Jeju yang miskin menjadi sejahtera berkat proyek pengembangan peternakan rakyat yang membahana. Jawab Pater Dijkstra enteng "nothing". Jawaban itu mencengangkan yang bertanya dan yang mendengar. "Masak...? bagaimana mungkin mengembangkan karya sosial ekonomi yang merambah luas di Asia Timur tanpa upaya serius?" desak Pater Jesuit Amerika itu. "Iya betul, bukan saya yang bekerja keras tetapi teman2 ini yang berasal dari Thailand, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Filipina, Taiwan, Jepang, Korea dan lain-lain, mereka itulah yang bekerja.  Saya mungkin menginspirasi, secara moral mendukung dan menguatkan semangat mereka, tetapi merekalah yang mengambil inisiatif dan tanggung jawab". Ungkap Pater Dijkstra sambil menunjuk para peserta yang hadir pada lokakarya.

Read more...
Village Society Empowerment Print E-mail

National Economic Development through village society empowerment

By MG Ana Budi Rahayu

Since new order administation until now, issues concerning increasing of wellbeing of the peasants in the villages is dinamic. Whatever government’st policy to increase the peasants’ wellbeing often received critics and controversies from a number of parties. Some say the peasants as “grass root people” whose life is getting more pressurized and must become victim of the government’s economic policy. Now lets take look at back how is paddy basic price set, reducing subsidize fertilizer, hike fuel price and recently deals with import policy which is felt to be detrimental to the peasant’s wellfare.

Read more...
Benua Maritim Indonesia yang Rentan Gempa Print E-mail

Makalah yang dibawakan oleh Prof. Dr. M.T. Zen, Guru Besar pada Departemen Tehnik Geofisika, Institut Teknologi Bandung, pada acara Coffee Morning Yayasan Bina Swadaya, 21 Juni 2006 di Wisma Hijau, Diklat Bina Swadaya, Cimanggis, Depok. Makalah ini berisi tentang penjelasan mengenai fenomena gempa yang akhir-akhir ini banyak melanda Indonesia, dilihat dari sudut geofisika dan sosio-kultural.

Makalah Prof. Dr. M.T. Zen dapat didownload disini.

Bahasa|Language
IndonesianEnglish
In an information society, education is no mere amenity; it is the prime tool for growing people and profits.

John Naisbitt
Saptu, 25  Mei  2013
Weather at Jakarta
For complete, click here.
Kurs IDR